Bisnis Internet Modal Nyontek (2)
January 29th, 2010Bangsa Cina memang luar biasa. Mereka begitu konsisten dengan kata “nyontek” dalam bidang apapun. Anda lihat saja barang elektronik misalnya, berapa ribu bahkan mungkin sudah jutaan yang membanjiri pasar dunia. Dan stempel “tiruan” sudah melekat entah pada jenis produknya atau bahkan namanya seperti merk Sony menjadi Sonic dan sebagainya. Handphone, sepeda motor, bahkan mobil.
Kemampuan Cina dalam memproduksi barang memang luar biasa termasuk soal meniru juga barang hasil produksi negara lain. Di Cina ada kota Shenzhen yang terkenal sebagai surga barang tiruan di Cina. mobil hasil produksi Cina, berdasarkan catatan Reuters yang dikutip detikOto, Minggu (26/4/2009) sedikitnya ada 6 mobil produksi Cina yang mirip dengan mobil produsen mobil terkemuka di dunia. Setidaknya dari sisi desain. Dari sisi harga, tentu lebih murah dong..
Nah yang terkini yang berhubungan dengan industri bisnis internet adalah replika (tiruan, contekan, bajakan) dari situs Google dan YouTube. Kabarnya sih karena Google mau cabut dari negeri China karena alasan sengketa sensor pemerintah. Anda masih ingat kan bahwa sejak 2008 lalu China telah memblokir YouTube dan menyusul Google atas video-video terkait kekeraan di Tibet bermunculan.
Apapun alasannya, untuk pertama kalinya, contekan situs Goggle menjadi Goojje dan YouTube dengan YouTubecn begitu mengukuhkan stempel Cina dengan produk bajakannya. Tapi dari segi perekonomian, Cina berkembang dengan pesat dengan kontribusi produk tiruannya lho.. Setuju atau tidak, ini adalah kreatifitas. Dan bagaimana dengan pemilik brand yang ditiru? Jika sangat merugikan, pasti akan sangat sakit hati. Contoh jika kaset/CD/DVD dibajak, maka yang rugi adalah produsen yang asli beserta pihak-pihak yang berkepentingan.
Dalam bisnis internet, modal nyontek, tidak masalah. Asal juga tidak merugikan. Beberapa hari yang lalu saya sempat mampir ke blog teman, peserta kontes seo astaga.com lifestyle on the net juga yang merasa dirugikan karena artiklny yang diikutkan di kontes telah dicopypaste seseorang (dia tidak menyebut nama/blog/kasih link). Tidak jelas sih apakah memang hal ini akan menurunkan posisi dari top 1 (sampai detik ini artikel tersebut masih di urutan 1), apakah justru hal tersebut malah semakin mengukuhkan posisinya. Hm.. karena kabar yang beredar juga kalau mbah Google tidak suka duplikat konten atau malah bisa mengatrol artikel yang original?
Bisnis internet Modal nyontek yang merugikan (dalam bentuk apapun) harus dihindari karena akan mengurang rejeki. Teman pergi, rejeki pergi (cari teman lagi..rejeki datang lagi). Yang pasti memang standar google tidak begitu saklek koq, yang penting kalau menurut hemat saya, posisi masih tak tergoyahkan, so what?











January 30th, 2010 at 3:48 am
kala kreatifitas dan ide tak kunjung muncul maka mencontek jadi salah satu alternatif untuk mengembangkan ide,asal jangan meniru persis aja mas ditambahin kreatifitas sedikit boleh deh hehehe
January 30th, 2010 at 5:35 am
iya.. dipoles sana-sini, aman dah
January 30th, 2010 at 10:57 am
Mungkin kalau masalah menjatuhkan posisi karena copas saya juga masih tanda tanya, tapi banyak master seo yang bilang itu bisa berdampak jelek pada postingan yang di copas, entah lah.. tapi dalam hal fenomena copas ini mungkin lebih tepatnya kita haruslah belajar bagaimana cara menghargai hasil karya yang sudah capek2 di buat oleh orang lain, boleh copas artikel asal di modifikasi ulang scara keseluruhan dengan gaya bahasa milik kita sendiri soo yang di copas tepatnya hanya intisari artikel saja, bener gak? Thanks bos, Akanglil
January 30th, 2010 at 11:50 am
susah sekali sepertinya dapet sebua ide yang orsinil tanpa refrensi dan nyontek… walapun tetep ada.
February 1st, 2010 at 2:25 am
@Akanglil:
Bener tuh bos… harus atas kesadaran masing2 dan menjunjung tinggi etika
klo sangat terobsesi untuk full copas, ya dikasih link original source karena bagus untuk popularitas blog (hm.. kata master seo juga lho)
February 1st, 2010 at 2:27 am
@torik:
setuju bos,, yang susah itu yang menantang..
klo yang gampang tuh mudah usang